Lembah Permai Hanjuang No.2 Blok H, Kota Cimahi
+62 22 20666198 hotelmuid
Menu
HOME HARGA KLIEN BLOG KONTAK
Cara Meningkatkan Konversi Website Hotel

Cara Meningkatkan Konversi Website Hotel

Website hotel bukan hanya berfungsi sebagai tempat untuk menampilkan informasi mengenai hotel. Jika dikelola dengan baik, website dapat menjadi salah satu sumber utama booking langsung (direct booking) bagi hotel.

Namun, memiliki website saja belum cukup. Hotel perlu memastikan bahwa pengunjung website mudah menemukan informasi yang mereka butuhkan dan tidak kesulitan ketika ingin melakukan reservasi.

Lalu, bagaimana cara meningkatkan konversi website hotel agar lebih banyak pengunjung berubah menjadi tamu? Berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan.

Apa Itu Konversi Website Hotel?

Konversi website hotel adalah kondisi ketika pengunjung melakukan tindakan yang diharapkan setelah mengunjungi website. Salah satu bentuk konversi yang paling penting adalah ketika pengunjung melakukan booking kamar secara langsung melalui website hotel.

Selain booking, konversi juga dapat berupa:

  • Menghubungi hotel melalui WhatsApp.
  • Mengisi formulir kontak.
  • Melakukan permintaan reservasi.
  • Mendaftar newsletter.
  • Melihat halaman kamar dan harga.
  • Mengklik tombol booking.

Semakin banyak pengunjung yang melakukan tindakan tersebut, semakin baik tingkat konversi website hotel.

1. Tampilkan Tombol Booking dengan Jelas

Salah satu cara paling sederhana untuk meningkatkan konversi website hotel adalah dengan membuat tombol booking mudah ditemukan.

Gunakan tombol dengan tulisan yang jelas seperti:

"Book Now", "Reservasi Sekarang", atau "Pesan Kamar".

Letakkan tombol tersebut pada bagian yang mudah terlihat, terutama di halaman utama, halaman kamar, dan halaman harga.

Jangan membuat pengunjung harus mencari-cari bagaimana cara melakukan reservasi.

2. Tampilkan Harga Kamar Secara Transparan

Harga merupakan salah satu informasi yang paling dicari oleh calon tamu.

Jika memungkinkan, tampilkan harga kamar secara jelas beserta informasi penting seperti:

  • Harga per malam.
  • Tipe kamar.
  • Jumlah tamu.
  • Fasilitas kamar.
  • Pajak dan biaya tambahan jika ada.
  • Kebijakan pembatalan.
  • Sarapan termasuk atau tidak.

Informasi harga yang jelas dapat membantu calon tamu mengambil keputusan dengan lebih cepat.

3. Gunakan Foto Hotel yang Menarik

Foto memiliki pengaruh besar terhadap keputusan calon tamu. Pengunjung biasanya ingin melihat kondisi kamar, fasilitas, restoran, kolam renang, area hotel, dan lingkungan sekitar sebelum melakukan booking.

Gunakan foto dengan kualitas yang baik dan tampilkan dari beberapa sudut.

Hindari menggunakan terlalu banyak foto yang memiliki tampilan serupa. Pilih foto yang benar-benar membantu calon tamu memahami pengalaman yang akan mereka dapatkan ketika menginap.

4. Buat Website Mobile Friendly

Banyak calon tamu mengakses website hotel menggunakan smartphone. Karena itu, website hotel harus nyaman digunakan melalui perangkat mobile.

Pastikan:

  • Tulisan mudah dibaca.
  • Tombol booking mudah ditekan.
  • Foto tidak terlalu berat.
  • Menu website mudah digunakan.
  • Form reservasi tidak terlalu rumit.
  • Halaman dapat dibuka dengan cepat.

Jika website sulit digunakan melalui smartphone, calon tamu bisa meninggalkan website sebelum menyelesaikan reservasi.

5. Sederhanakan Proses Reservasi

Proses booking yang terlalu panjang dapat menyebabkan calon tamu membatalkan reservasi.

Usahakan proses reservasi dibuat sesederhana mungkin. Pengunjung sebaiknya dapat memilih tanggal, jumlah tamu, tipe kamar, dan melakukan pembayaran tanpa melalui terlalu banyak halaman.

Semakin sederhana proses booking, semakin kecil kemungkinan calon tamu meninggalkan website di tengah proses reservasi.

6. Berikan Penawaran Khusus untuk Direct Booking

Hotel dapat memberikan alasan kepada calon tamu untuk melakukan booking langsung melalui website.

Contohnya:

  • Harga khusus direct booking.
  • Gratis sarapan.
  • Complimentary welcome drink.
  • Late check-out berdasarkan ketersediaan.
  • Harga lebih murah dibandingkan OTA.
  • Promo khusus untuk pemesanan melalui website.

Strategi ini dapat membantu hotel meningkatkan direct booking sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap OTA.

7. Tampilkan Keunggulan Hotel

Calon tamu perlu mengetahui alasan mengapa mereka harus memilih hotel Anda.

Tampilkan keunggulan hotel seperti:

  • Lokasi strategis.
  • Dekat dengan tempat wisata.
  • Dekat pusat kota.
  • Fasilitas lengkap.
  • Cocok untuk keluarga.
  • Cocok untuk perjalanan bisnis.
  • Memiliki restoran.
  • Memiliki fasilitas meeting atau event.

Sampaikan keunggulan tersebut secara singkat dan mudah dipahami.

8. Tambahkan Review dari Tamu

Review dapat membantu membangun kepercayaan calon tamu.

Tampilkan ulasan positif dari tamu yang pernah menginap di hotel. Jika tersedia, Anda juga dapat menampilkan rating dari platform seperti Google atau OTA.

Testimoni yang relevan dapat memberikan gambaran kepada calon tamu mengenai pengalaman orang lain ketika menginap di hotel.

9. Pastikan Website Cepat Dibuka

Kecepatan website juga dapat memengaruhi pengalaman pengguna.

Website hotel biasanya menggunakan banyak foto, sehingga ukuran file gambar perlu diperhatikan. Gunakan gambar dengan kualitas yang tetap baik tetapi memiliki ukuran file yang optimal.

Selain itu, hindari penggunaan terlalu banyak animasi atau elemen yang tidak diperlukan karena dapat membuat website menjadi lebih berat.

10. Gunakan Call to Action yang Jelas

Call to Action atau CTA adalah ajakan yang mendorong pengunjung untuk melakukan tindakan tertentu.

Contohnya:

"Cek Ketersediaan Kamar"

"Pesan Sekarang dan Dapatkan Harga Terbaik"

"Book Direct & Dapatkan Benefit Khusus"

CTA sebaiknya dibuat jelas dan ditempatkan pada bagian strategis website sehingga mudah ditemukan oleh pengunjung.

11. Buat Halaman Kamar yang Informatif

Halaman kamar merupakan salah satu halaman terpenting dalam website hotel.

Pastikan setiap tipe kamar memiliki informasi yang lengkap, seperti:

  • Foto kamar.
  • Luas kamar.
  • Jumlah tamu.
  • Jenis tempat tidur.
  • Fasilitas kamar.
  • Harga.
  • Kebijakan kamar.
  • Pilihan sarapan.
  • Tombol booking.

Dengan informasi yang lengkap, calon tamu tidak perlu mencari informasi dari sumber lain sebelum mengambil keputusan.

12. Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami

Website hotel sebaiknya menggunakan bahasa yang sederhana dan langsung pada intinya.

Hindari deskripsi yang terlalu panjang atau menggunakan istilah yang sulit dipahami. Fokuslah pada informasi yang benar-benar dibutuhkan calon tamu.

Contohnya, daripada hanya menulis:

"Experience an unforgettable hospitality experience with our exceptional accommodation."

Lebih baik menjelaskan manfaat secara langsung:

"Nikmati kamar yang nyaman dengan lokasi strategis, cocok untuk perjalanan bisnis maupun liburan bersama keluarga."

13. Optimalkan Website untuk SEO

Selain meningkatkan konversi, hotel juga perlu memastikan website mudah ditemukan di mesin pencari seperti Google.

Gunakan kata kunci yang relevan dengan hotel dan lokasi, misalnya:

  • Hotel di Bandung.
  • Hotel dekat Gedung Sate.
  • Hotel murah di Bandung.
  • Hotel keluarga di Bandung.
  • Hotel dekat pusat kota Bandung.
  • Booking hotel Bandung.

Buat juga artikel yang menjawab pertanyaan calon tamu, seperti rekomendasi tempat wisata, tempat makan, atau aktivitas di sekitar hotel.

SEO yang baik dapat membantu mendatangkan pengunjung website secara organik tanpa harus selalu mengandalkan iklan.

14. Hubungkan Website dengan Booking Engine

Salah satu cara penting untuk meningkatkan konversi adalah menyediakan booking engine yang terintegrasi langsung dengan website.

Dengan booking engine, calon tamu dapat melihat ketersediaan kamar, memilih tipe kamar, melihat harga, dan melakukan reservasi secara langsung.

Hal ini membuat perjalanan calon tamu dari mengunjungi website hingga melakukan booking menjadi lebih singkat.

15. Pantau Data Konversi Website

Hotel juga perlu mengetahui apakah strategi yang diterapkan benar-benar memberikan hasil.

Beberapa data yang dapat dipantau antara lain:

  • Jumlah pengunjung website.
  • Jumlah pengunjung halaman kamar.
  • Jumlah klik tombol booking.
  • Jumlah booking langsung.
  • Sumber pengunjung website.
  • Conversion rate.
  • Halaman yang paling sering ditinggalkan.

Dengan melihat data tersebut, hotel dapat mengetahui bagian website mana yang perlu diperbaiki.

Kesimpulan

Meningkatkan konversi website hotel tidak selalu membutuhkan perubahan yang besar. Hal-hal sederhana seperti tombol booking yang jelas, harga yang transparan, foto berkualitas, website yang cepat, proses reservasi yang mudah, serta penawaran khusus direct booking dapat membantu meningkatkan peluang pengunjung menjadi tamu.

Hotel juga perlu memastikan bahwa website tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi mampu memberikan pengalaman reservasi yang mudah dan nyaman bagi calon tamu. Dengan dukungan booking engine, channel manager, dan sistem hotel yang terintegrasi, proses dari pengunjung menemukan hotel hingga melakukan reservasi dapat menjadi lebih praktis.

Untuk hotel yang ingin mengoptimalkan direct booking dan mengelola operasional hotel secara lebih terintegrasi, HotelMu menyediakan solusi yang menggabungkan PMS, Channel Manager, Booking Engine, dan integrasi website hotel dalam satu sistem. Dengan booking engine yang terhubung dengan website, calon tamu dapat melakukan reservasi secara langsung, sementara hotel dapat mengelola ketersediaan dan harga kamar dengan lebih mudah.

Dengan memanfaatkan teknologi yang tepat, website hotel tidak hanya menjadi etalase digital, tetapi juga dapat menjadi salah satu channel penjualan yang membantu hotel meningkatkan booking langsung, mengoptimalkan penjualan kamar, dan memberikan pengalaman reservasi yang lebih baik kepada tamu.

Search

20 Kode Status Kamar Hotel

20 Kode Status Kamar Hotel

Istilah-Istilah Dalam Perhotelan Yang Harus Kamu Ketahui

Istilah-Istilah Dalam Perhotelan Yang Harus Kamu Ketahui

Cara Menghitung Pajak Hotel Anda (PB1)

Cara Menghitung Pajak Hotel Anda (PB1)

7 Strategi Meningkatkan Review Positif dari Tamu Hotel

7 Strategi Meningkatkan Review Positif dari Tamu Hotel

Cara Menghitung Food Cost dan Beverage Cost

Cara Menghitung Food Cost dan Beverage Cost

Cara Menghitung Occupancy, ARR dan RevPar Hotel

Cara Menghitung Occupancy, ARR dan RevPar Hotel

Perbedaan OTA (Online Travel Agent) dan VHO (Virtual Hotel Operator)

Perbedaan OTA (Online Travel Agent) dan VHO (Virtual Hotel Operator)

Cara Menghitung Pajak Hotel Anda Jika Harga Sudah Termasuk Pajak dan Servic

Cara Menghitung Pajak Hotel Anda Jika Harga Sudah Termasuk Pajak dan Servic

HOT CATEGORIES
gambar whatsapp