Lembah Permai Hanjuang No.2 Blok H, Kota Cimahi



   

Strategi Penjualan Kamar Hotel di Low Season: Tips dan Trik Efektif

Daftar Isi

  • 1. Buatkan Promo dan Diskon Menarik
  • 2. Maksimalkan Penggunaan Online Travel Agent (OTA) dan Website Hotel
  • 3. Targetkan Pasar Korporat dan Grup
  • 4. Bekerjasama dengan Influencer dan Travel Blogger
  • 5. Manfaatkan Program Loyalty dan Referral
  • Kesimpulan

Bagi kebanyakan hotel, menghadapi low season bisa menjadi tantangan besar. Jumlah tamu yang menginap menurun, sementara operasional hotel tetap harus berjalan. Namun, dengan strategi yang tepat, kamu tetap bisa meningkatkan okupansi hotel meskipun di musim sepi. Berikut beberapa strategi penjualan kamar hotel yang bisa kamu terapkan:

1. Buatkan Promo dan Diskon Menarik

Saat low season, harga menjadi faktor penting bagi tamu dalam memilih hotel. Kamu bisa menawarkan:
  • Paket Menginap Hemat → Misalnya, “Menginap 3 Malam, Bayar 2 Malam.”
  • Bundling dengan Fasilitas → Promo kamar dengan sarapan gratis, diskon spa, atau makan malam gratis.
  • Promo Flash Sale → Berikan diskon khusus untuk pemesanan dalam periode tertentu.
  • Staycation Promo → Targetkan tamu lokal dengan harga spesial dan pengalaman unik.

2. Maksimalkan Penggunaan Online Travel Agent (OTA) dan Website Hotel

Banyak tamu mencari hotel melalui OTA seperti Agoda, Traveloka, atau Booking.com. Manfaatkan platform ini dengan:
  • Optimasi Harga → Sesuaikan harga dengan kompetitor dan berikan penawaran eksklusif.
  • SEO dan Google Ads → Gunakan iklan digital untuk meningkatkan visibilitas website hotel.
  • Promo di Website Resmi → Berikan harga lebih murah dibandingkan OTA untuk mendorong direct booking.

3. Targetkan Pasar Korporat dan Grup

Hotelmu bisa menjadi pilihan menarik bagi perusahaan dan komunitas, terutama dengan penawaran berikut:
  • Kerjasama dengan Perusahaan → Tawarkan paket menginap atau meeting dengan harga spesial.
  • Paket Family & Gathering → Berikan diskon untuk grup atau keluarga yang menginap bersama.
  • Event & Workshop di Hotel → Sediakan ruang untuk seminar, gathering, atau pelatihan untuk meningkatkan okupansi.

4. Bekerjasama dengan Influencer dan Travel Blogger

Promosi melalui media sosial sangat efektif untuk menarik perhatian calon tamu. Kamu bisa:
  • Undang Influencer Staycation → Biarkan mereka menginap dan membagikan pengalaman di media sosial.
  • Review dan Blog Post → Minta travel blogger menulis pengalaman menginap di hotelmu.
  • Konten Menarik di TikTok & Instagram → Buat challenge atau video unik agar lebih viral.

5. Manfaatkan Program Loyalty dan Referral

Meningkatkan repeat guest bisa membantu menjaga okupansi hotel tetap stabil. Coba strategi ini:
  • Diskon untuk Repeat Guest → Berikan harga spesial untuk tamu yang pernah menginap.
  • Referral Program → Tamu yang mengajak teman untuk menginap bisa mendapatkan potongan harga.
  • Member Exclusive Deal → Buat program membership dengan keuntungan khusus bagi pelanggan setia.

Kesimpulan

Low season bukan berarti hotel harus sepi. Dengan strategi yang tepat, kamu tetap bisa meningkatkan okupansi dan pendapatan hotel. Kuncinya adalah kreatif dalam menawarkan promo, memanfaatkan platform digital, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Selamat mencoba dan semoga sukses meningkatkan penjualan kamar hotelmu!
 


gambar whatsapp